In my opinion, love at first sight does not exist. But there was a misinterpretation of lust into love. So, it's actually lust, not love. Whether you agree with me, guys? ^_^
Menurut pendapat saya, cinta pada pandangan pertama tidak ada. Tetapi terdapat kesalahan penafsiran dari nafsu menjadi cinta. Jadi, itu sebenarnya nafsu, bukan cinta. Apakah pemirsah setuju dengan saya? ^_^
Miturut pamanah kula, tresna ing pandangan setunggal mboten enten. Nanging enten klintu tafsir saking nafsu dados tresna. Dados, punika saleresipun nafsu, sanes tresna. Napa sedherek setuju kaliyan kula? ^_^
-- maaf yaa kalo Bahasa Inggris atau Bahasa Jawa saya masih belepotan ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar